https://journal.teknikunkris.ac.id/index.php/industrikrisna/issue/feed IndustriKrisna 2022-04-14T00:00:00+00:00 Dr. Harjono Padmono Putro S.T, M.kom industrikrisna@unkris.ac.id Open Journal Systems <p>Jurnal IndustriKrisna adalah jurnal peer review yang diterbitkan oleh Fakultas Teknik Universitas Krisnadwipayana. Jurnal ini mempublikasikan hasil penelitian dan kajian ilmiah yang berkaitan dengan bidang teknik industri.</p> <p>Jurnal IndustriKrisna mengundang semua peneliti, praktisi, dan mahasiswa untuk mempublikasikan dan menyebarluaskan topik teknik yang berorientasi teori dan praktik. Artikel yang dikirimkan dapat ditulis dalam bahasa Inggris atau Indonesia untuk tahap review awal oleh editor dan proses review lebih lanjut oleh minimal dua reviewer. Penulis diharuskan untuk mendaftar sebelum mengirimkan artikel. Penulis yang ingin menyerahkan naskahnya harus mematuhi pedoman penulisan. Editor hanya akan menerima manuskrip yang sesuai dengan format yang ditetapkan. Jurnal IndustriKrisna terbit 2 (dua) kali dalam setahun.</p> <p> </p> <h1>Focus And Scope</h1> <p>- <strong>Bidang Teknik Industri</strong> yang meliputi sistem manajemen perusahaan, sistem kerja dan ergonomi serta sistem manufaktur</p> https://journal.teknikunkris.ac.id/index.php/industrikrisna/article/view/294 ANALISA RULA DAN REBA UNTUK MERANCANG SISTEM KERJA YANG ERGONOMIS DI CV BENANG MERAH PRODUCTION 2022-03-31T08:17:40+00:00 akbar ismail ismailakbar15@gmail.com Florida Butarbutar ismailakbar15@gmail.com <p>ABSRTAK</p> <p>Manusia merupakan titik sentral dari ilmu ergonomi. Keterbatasan manusia menjadi pedoman dalam merancang suatu sistem kerja yang ergonomis. Fokus ergonomi melibatkan tiga komponen utama yaitu: manusia, mesin/ peralatan dan lingkungan yang saling berinteraksi antara yang satu dengan yang lainnya dan interaksi tersebut menghasilkan suatu sistem kerja yang tidak bisa di pisahkan. Penelitian ini dilakukan di CV Benang Merah Production yang memproduksi produk berupa pakaian (Garment). Dalam proses penjahitan produk kain menjadi pakaian terdapat beberapa masalah yaitu operator mudah lelah pada bagian tubuh tertentu dan sistem kerja yang kurang efektif dan operator harus melakukan pekerja selalu mengulang pergerakan yang sama. Penelitian berujuan untuk mendapatkan stasiun kerja yang ergonomis melalui perancangan peralatan meja dan kursi. Perancangan dilakukan untuk mendapatkan waktu kerja yang optimal dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan output produksi. Beberapa hal yang akan dijadikan dasar dalam melakukan perancangan fasilitas kerja adalah antropometri dan persentil sebagai dasar perancangan, analisa <em>RULA</em> dan <em>REBA </em>sebagai dasar menganalisa postur kerja operator, untuk membandingkan postur kerja sebelum dan sesudah perancangan sistem kerja yang ergonimis. Hasil penelitian terdapat level cidera yang rendah yakni skor 2. Menggunakan metode RULA dan jika menggunakan analisa REBA terdapat level rendah yakni skor 3. Dengan posisi kerja dan fasilitas kerja sesudah perancangan cara kerja dan posisi saat bekerja menjadi lebih baik dan keluhan pekerja di divisi sewing dapan di minimalisir.</p> 2022-03-31T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 IndustriKrisna https://journal.teknikunkris.ac.id/index.php/industrikrisna/article/view/295 MENENTUKAN SETTING LEVEL OPTIMAL PADA MESIN CNC MILLING DENGAN PERANCANGAN PERCOBAAN TAGUCHI UNTUK MENGURANGI KERUSAKAN TOOL DI PT. TJFORGE IINDONESIA 2022-04-01T07:24:40+00:00 daryanto yantodard88@gmail.com Florida Butarbutar yantodard88@gmail.com <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Perusahaan seringkali menjadikan kualitas sebagai sarana promosi untuk menarik kepercayaan konsumen. Sehingga kualitas sangat diutamakan dalam menjaga produk suatu perusahan. Hal ini menjadikan dasar peneliti melakukan penelitian di PT TJForge Indonesia karena kualitas <em>dies</em> semakin menurun akibat kerusakan pada <em>tool</em> mesin CNC <em>milling</em>. Untuk mengetahui faktor – faktor kerusakan <em>tool</em>, maka peneliti menggunakan metode taguchi untuk menentukan <em>setting level</em> optimal pada mesin CNC <em>milling. </em>Perbaikan berawal dari pemilihan faktor – faktor yang berpengaruh pada kerusakan <em>tool </em>dan nilai <em>level</em> sebagai dasar menentukan matrik ortogonal.Berdasarkan hasil analisa yang diolah dengan S/N rasio dan analisis varians, diperoleh bahwa jumlah putaran sebesar 510 rpm, kecepatan pemakanan sebesar 380 mm/menit, dan pendingin sejumlah 2 saluran. Dan terjadi penurunan persentase rata-rata tingkat kerusakan <em>tool</em> dari 19,29 % menjadi 5,31 %, sehingga terjadi penurunan sebesar 13,98 %. Selain itu juga menurunkan fungsi <em>loss function</em> yang dihasilkan yaitu Rp 204.474 menjadi Rp 56.286, sehingga terjadi penurunan sebesar Rp 148.188.</p> 2022-04-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 IndustriKrisna https://journal.teknikunkris.ac.id/index.php/industrikrisna/article/view/298 MERANCANG ALAT BANTU PEMBUATAN O-RING SEAL DENGAN TUJUAN EFISIENSI WAKTU DAN BIAYA PRODUKSI 2022-04-01T07:53:11+00:00 ahmad syaiful ahmadsyaiful.iw@gmail.com Vera Nova L. Raja ahmadsyaiful.iw@gmail.com Ismail Kurnia ahmadsyaiful.iw@gmail.com <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p><strong>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </strong>Kemudahan dan kecepatan dalam pengadaan spare part mesin merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menjaga kelancaran proses produksi. Pada PT. Ferron Par Pharmaceutials terdapat mesin-mesin yang menggunakan seal jenis O-ring, yang memiliki ukuran dan bahan yang berbeda-beda, Untuk pengadaan ukuran O-ring seal yang tidak standar harus order keluar atau kesuplier dan harga yang di tawarkan cukup besar serta harus indent sekitar 14 hari. Untuk pembuatan O-ring seal sendiri memiliki kesulitan karena proses pembuatan masih manual, pengadaan O-ring seal dengan ukuran tidak standar butuh waktu lama, hal tersebut juga membuat biaya pembuatan O-ring seal menjadi tinggi, tentunya&nbsp; lama waktu pengadaan O-ring dapat mempengaruhi down time mesin. Untuk penyelesaian kendala yang terjadi, perlu dilakukan desain alat bantu untuk kemudahan dalam pembuatan O-ring seal. Dan dari data analisis penghematan biaya yang diperoleh setelah penggunaan alat bantu adalah sebesar 98%, penghematan biaya pembelian menghemat 98% serta penghematan dari segi down time menghemat biaya sebesar yang di peroleh adalah 95%. Dari hasil penelitian dapat diketahui bahwa pembuatan alat bantu pembuatan O-ring seal dapat membantu perusahaan dalam memudahkan pembuatan, pengadaan O-ring seal yang berdampak pada efektivitas serta efisiensi waktu dan biaya produksi</p> 2022-04-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 IndustriKrisna https://journal.teknikunkris.ac.id/index.php/industrikrisna/article/view/296 PENGELOLAAN SISTEM LOGISTIK PROYEK PEKERJAAN PENYEMPURNAAN AREA KEDATANGAN DAN AREA PARKIR TERMINAL 3 BANDARA SOEKARNO-HATTA DENGAN PENERAPAN SISTEM RANTAI PASOK 2022-04-01T07:38:08+00:00 bergas setya adi negara bergasbex@gmail.com Florida Butarbutar bergasbex@gmail.com Ismail Kurnia bergasbex@gmail.com <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <p>Mengelola fasilitas dan kelayakan serta kenyamanan pengguna bangunan haruslah menjadi kepentingan bagi penyedia layanan jasa, dengan cara&nbsp; meningkatkan kapasitas area dengan bertujuan dapat mengurangi kepadatan kendaraan,&nbsp; maka perusahaan akan melakukan pekerjaan proyek konstruksi penyempurnaan area kedatangan dan area parkir pada terminal. Pada tahap&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; -tahap kegiatan pekerjaan, pengelolaan sistem logistik proyek konstruksi merupakan suatu upaya dalam memenuhi kebutuhan pekerjaan proyek dilapangan proyek, yang selanjutnya didapatkan waktu yang dihasilkan pada <em>Critical Path Methode </em>yaitu 213 hari-kerja, <em>network diagram</em> dengan umur rencana pada tingkat kemungkinan tertentu pada keberhasilan 80% didapatkan 223 hari-kerja. Alokasi sumber daya material beton <em>readymix</em> pada <em>Gantt Chart </em>&nbsp;didapatkan waktu 66 hari-kerja. Sehingga logistik proyek memiliki jadwal untuk pengendalian sumber daya dengan sistem rantai pasok sebagai alat koordinasi dan kontrol yang lebih baik.&nbsp;</p> 2022-04-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 IndustriKrisna https://journal.teknikunkris.ac.id/index.php/industrikrisna/article/view/297 PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI SAK SEMEN DENGAN METODE TAGUCHI DI PT XYZ 2022-04-01T07:38:14+00:00 muhamad pauzi Pauziicord@gmail.com Ismail Kurnia Pauziicord@gmail.com Vera Nova Lumban Raja Pauziicord@gmail.com <p>Mengutamakan kualitas untuk memenuhi kebutuhan dan keperluan setiap konsumen memberikan dampak terhadap persaingan bisnis. Pengendalian kualitas dengan metode taguchi bertujuan untuk mendapatkan hasil produk yang diharapkan pada faktor-faktor yang berpengaruh untuk dapat mengetahui nilai pengaruh dari faktor Air flow slide, putaran mesin, tekanan angin. Selanjutnya dengan Metode taguchi didapat rangking faktor putaran mesin 9,57%, Air flow slide 15,27%, dan Tekanan angin pin tube 75,15%. Dengan percobaan yang dilakukan didapat kondisi optimal dari setting mesin ventomatic yaitu Air flow slide 100Kw, Putaran mesin 15 det, dan Tekanan angin pin tube sebesar 5 bar. Setting dari percobban pertama memberikan kerugian sebesar Rp 110.893,125 kemudian dengan perhitungan <em>Loss Function</em> pada kondisi optimal dihasilkan biaya kerugian sebesar Rp 39.416,475. Sehingga <em>Loss function</em> yang dihasilkan kondisi optimal dapat memberikan effisiensi sebesar 64,45%.Metode Taguchi ini memiliki kelebihan yang sangat baik untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh, sehingga dapat menjadi Setting kontrol dalam produksi.</p> 2022-04-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 IndustriKrisna https://journal.teknikunkris.ac.id/index.php/industrikrisna/article/view/299 PENGENDALIAN KUALITAS UNTUK MENGURANGI JUMLAH MOBIL DEFECT DENGAN MENGGUNAKAN ALAT PENGENDALIAN MUTU DAN PETA ALIRAN PROSES PADA PROSES PENGIRIMAN DI PT. X 2022-04-01T07:55:23+00:00 dimas kurniawan halo.dimaskurniawan@gmail.com Florida Butarbutar halo.dimaskurniawan@gmail.com Hendro Susiyanto halo.dimaskurniawan@gmail.com <p>PT. X adalah salah satu perushaan logistik yang sedang berkembang. Salah satu pelanggannya adalah perusahaan produsen mobil. bentuk kerja sama yang terjalin berupa penggunaan jasa PT. X untuk mengirim mobil ke beberapa dealer menggunakan truk jenis <em>car carrier</em>. Akan tetapi terdapat masalah yaitu terjadinya <em>defect </em>pada saat proses pengiriman. Dari data yang diambil bulan Januari-Juni 2018 jumlah pengiriman mobil 6917 unit dan jumah mobil yang mengalami <em>defect</em> mencapai 6% atau 398 unit. Untuk menganalisa penyebab <em>defect</em> dan mengendalikannya digunakan alat pengendali mutu dan Peta Aliran Proses. Setelah dilakukan analisa didapatkan beberapa jenis <em>defect</em> yaitu: Baret, bocel, penyok, dan lain-lain dengan faktor penyebabnya berasal dari manusia, metode, dan lingkungan. Maka dari itu langkah yang dilakukan untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan perbaikan berkesinambungan. Setelah dilakukannya perbaikan meski <em>defect </em>tidak dapat dihilangkan 100% tetapi jumlah mobil <em>defect</em> menurun menjadi 1%.</p> 2022-04-01T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 IndustriKrisna https://journal.teknikunkris.ac.id/index.php/industrikrisna/article/view/300 PERENCANAAN ULANG LAYOUT WAREHOUSE PACKAGING MATERIAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE DEDICATED STORAGE DI PT.XYZ 2022-04-01T08:05:25+00:00 syahdan fatahilah syahdan.fatahilah3@gmail.com Florida Butarbutar syahdan.fatahilah3@gmail.com Hendro Susiyanto syahdan.fatahilah3@gmail.com <p><strong>ABSTRAK</strong></p> <ol> <li>XYZ adalah produsen sabun,detergen dan pembalut di Indonesia yang mempunyai 3 produk yang sanggat laris di pasar Indonesia. Dari pengamatan yang dilakukan dalam penempatan material, masih belum teratur atau masih kurang rapih, sehingga hal seperti ini menyebabkan ke tidak efektifan kerja dalam proses keluar masuknya material. Permasalahan yang ada di PT. XYZ saat ini adalah tidak tertatanya penyusunan material, hal ini menjadi penghambat untuk menaruh dan mengirim material. <em>Allowance forklift </em>yang terlalu lebar sehingga pemanfaatan ruang menjadi sangat kurang efektif. Ada <em>line </em>yang tidak sesuai dengan <em>material handling </em>sehingga operator <em>forklift</em> sulit dalam melakukan proses pengambilan material dalam gudang. Dan material yang frekuensi keluar masuknya dari gudang seharusnya di tempatkan di dekat pintu keluar. Hal seperti ini sudah pasti menyebabkan <em>material handling </em>membutuhkan jarak tempuh yang lebih jauh dan sangat kurang efektif. Maka dari permasalahan yang terdapat di gudang <em>packaging material </em>saat ini perlu adanya perancangan ulang tata letak di gudang <em>packaging materia</em>. Dan permasalahan ini dapat di pecahkan permasalahan denggan menggunakan metode <em>Dedicated storage.</em></li> </ol> 2022-04-09T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2022 IndustriKrisna