Analisis Pengaruh Nanofluida Titanium Dioksida (TiO2) Terhadap Kinerja Fluida Dasar Pada Perpindahan Panas Pada Alat Penukar Panas Pipa Ganda

Penulis

  • Fadhli Aulia Syukri
  • Budhi M. Suyitno

Kata Kunci:

Alat penukar panas pipa ganda, nanofluida, titanium dikosida, thermophysical properties, perpindahan panas

Abstrak

Alat penukar kalor merupakan alat yang digunakan untuk memindahkan kalor dari sistem ke sistem lain
tanpa perpindahan massa dan bisa berfungsi sebagai pemanas maupun sebagai pendingin. Salah satu
alat yang digunakan untuk melakukan proses pemindahan kalor tersebut adalah Penukar kalor pipa
ganda, alat ini mempunyai desain yang sederhana, dengan pipa yang membentuk horizontal dimana
terdapat 2 pipa kecil di bagian dalam masing-masing pipa dan pipa besar di bagian luarnya. Salah satu
faktor yang mempengaruhi efesiensi dari alat penukar panas adalah fluida yang digunakan.
Perkembangan dalam nanoteknologi saat ini telah menciptakan suatu kelas fluida baru yang disebut
nanofluida. Penggunaan Nanofluida menunjukkan stabilitas yang lebih baik dan konduktivitas termal
yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan fluida biasa. Titanium dioksida (TiO2 ) digunakan sebagai
nanofluida dengan konsentrasi 0,4%, 0,6%, dan 0,8%. Setiap fraksi massa nanofluida diterapkan pada
sistem dengan debit 0,3, 0,6, dan 0,9 liter/menit. Data yang di dapat berupa temperatur input dan output.
Dengan pengolahan data didapat thermophysical properties dan perpindahan panas. Penggunaan
titanium dioksida pada alat penukar panas pipa ganda mempengaruhi peningkatan laju perpindahan
panas nanofluida dan mendapatkan nilai tertinggi pada variasi konsentrasi nanofluida TiO2 0,8% dengan
debit 0,9 l/min yaitu sebesar 0,35 W. Peningkatan ini terjadi karena adanya peningkatan konduktivitas
termal pada nanofluida TiO2.
Kata kunci : Alat penukar panas pipa ganda, Nanofluida, Titanium dikosida, thermophysical properties,
perpindahan panas.

Diterbitkan

2022-03-11